Showing posts with label Logika. Show all posts
Showing posts with label Logika. Show all posts

Thursday, 11 November 2010

DEFINISI


Definisi bisa diterjemahkan sebagai penetapan, pembatasan, pemastian yang tepat suatu benda, perkataan atau suatu paham.

tujuan definisi adalah membedakan suatu benda, makhluk, materi, ataupun istilah yang satu dengan yang lainnya, definisi harus menyajikan essential atrributes, sifat-sifat utama

sebuah definisi haruslah akurat, tepat, jitu, maksudnya sesuatu yang didefinisikan haruslah pasti, terbatas dan harus berada dalam suatu ruang lingkup yang jelas(mark of the thing, refer to all things), kalau batasan ruang lingkupnya tidak jelas maka definisi itu gagal. definisi benar jika A=B dan B=A

untuk membuat definisi kita harus "bergerak" dari hal yang umum menuju hal yang khusus,

Syarat Definisi

1. Definisi sebisa-bisanya singkat, tetapi jangan terlalu  luas atau terlalu sempit.
    

Definisi sebisa mungkin pendek namun ada kalanya definisi itu tidak bisa dipendekan karena jika dipendekan akan

Sunday, 24 October 2010

Apa Itu Logika?

Logika adalah ilmu pengetahuan dan kecakapan untuk berpikir lurus.
yang dimaksud berpikir adalah kegiatan pikiran, akal budi manusia. Dengan berpikir manusia mengolah, mengerjakan pengetahuan yang telah dimiliki. dengan mengolah dan mengerjakannya, ia dapat memperoleh kebenaran. 'Pengolahan', pengerjaan ini terjadi dengan mempertimbangkan, menguraikan, membeandingkan serta menghubungkan pengertian yang satu dengan pengertian yang lainnya.

Suatu pemikiran disebut lurus jika pemikiran tersebut sesuai dengan hukum serta aturan-aturan yang sudah ditetapkan dalam logika. Kalau peraturan-peraturan itu ditepati, dapatlah pelbagai kesalahan atau kesesatan dihindarkan. Dengan demikian kebenaran dapat diperoleh dengan lebih mudah dan aman.

Thursday, 7 October 2010

Sejarah Logika

Logika berasal dari kata logos, dari bahasa Yunani, yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa.

logika dimulai sejak Masa Yunani Kuno, dimulai sejak Thales (624 SM - 548 SM), filsuf Yunani pertama yang meninggalkan segala dongeng, takhayul, dan cerita-cerita isapan jempol dan berpaling kepada akal budi untuk memecahkan rahasia alam semesta.
Thales mengatakan bahwa air adalah arkhe yang berarti prinsip atau asas utama alam semesta. Saat itu Thales telah mengenalkan logika induktif.

Aristothales kemudian mengenalkan logika sebagai ilmu, yang kemudian disebut logica scientica. Aristoteles mengatakan bahwa, Thales menarik kesimpulan bahwa air adalah arkhe alam semesta dengan alasan bahwa air adalah jiwa segala sesuatu.